Memahami Suku Cadang Mobil yang Wajib Diganti Secara Berkala

Ingin memiliki

Merawat mobil menjadi sebuah kewajiban ketika memilikinya. Dengan ukuran jarak tempuh, mobil harus diservis untuk menghindari masalah atau kerusakan pada mesin. Jangan membiarkan mobil terus digunakan tanpa diservis, karena akan mengakibatkan kerusakan yang serius. Ketika terjadi kerusakan yang cukup parah akibat dipaksa jalan tanpa diservis maka resikonya adalah mengganti beberapa komponen yang rusak dan hal tersebut membutuhkan dana yang tidak sedikit. Servis mobil secara berkala selain agar mobil terawat, juga untuk mendeteksi secara dini kerusakan yang akan terjadi pada mobil. Meski Begitu ada beberapa suku cadang mobil yang wajib diganti secara rutin untuk menghindari mobil mogok saat berada di jalan karena itu penting untuk memahami suku cadang mobil berikut..  

Yang pertama adalah busi. Busi berguna sebagai pemantik api dalam ruang bakar yang telah terkompresi dengan campuran bensin dan udara. Proses tersebut menjadi tidak sempurna apabila busi yang digunakan telah kotor maupun aus. Cek busi secara berkala, apabila busi kotor bisa langsung dibersihkan. Namun apabila kondisi busi telah lama maka lebih baik diganti yang baru. Menggunakan busi yang lama akan berpengaruh terhadap konsumsi BBM. 

yang kedua adalah aki. Aki digunakan sebagai sumber kelistrikan. Fungsi aki yang sudah tidak lagi optimal bisa diketahui saat lampu dashboard tidak menyala sempurna, bunyi klakson yang tidak lagi nyaring sampai dengan mesin tidak mau menyala kembali. Biasanya aki yang telah melemah bisa diservis dengan cara menyetrumnya kembali. Langkah ini diperlukan untuk menghemat daripada membeli aki baru. Namun fungsi aki yang telah disetrum biasanya tidak tahan lama. lebih baik saat fungsi aki menurun, gunakan aki yang baru untuk menghindari hal – hal yang tidak diinginkan saat di jalan. 

Berikutnya adalah kampas rem. Fungsi kampas rem ini cukup vital yakni digunakan dalam proses memperlambat laju kendaraan sampai dengan menghentikannya. Kampas rem wajib diganti apabila telah menipis. Untuk mengecek kampas rem apakah masih optimal atau sebaliknya bisa melalui suara saat pengereman. Apabila terdapat bunyi ”ciiit” maka kampas rem telah tipis. Bunyi decitan tersebut disebabkan karena pertemuan antara 2 logam kemudian bergesekan. Cara lain untuk mengecek adalah dengan injakan pedal rem. Apabila sudah semakin dalam maka kampas rem sebaiknya diganti. Berikutnya adalah dengan melihat ketinggian minyak pada reservoir. Kampas rem yang habis menyebabkan berkurangnya minyak rem pada reservoir. 

Suku cadang yang wajib diganti berkala berikutnya adalah oli mesin. Sama seperti kampas rem, oli mesin ini sangatlah vital. Oli tersebut bertugas melumasi setiap bagian mesin dan menjaga agar mesin bekerja dengan baik dan terhindar dari gesekan antar komponen. Apabila oli mesin tidak diganti secara berkala, akibatnya akan terjadi kerusakan hampir secara menyeluruh pada mesin mobil. 

Lalu ada juga filter udara. Filter ini berfungsi untuk menyaring udara sebelum masuk pada proses pembakaran. Bila mobil sering digunakan pada jalanan yang berdebu, maka filter udara akan cepat kotor. Kotoran – kotoran yang ada pada filter udara tersebut selanjutnya akan menghambat udara yang digunakan pada proses pembakaran. Filter udara bisa dibersihkan secara rutin setiap 10.000 kilometer, namun tetap saja memiliki umur dimana setiap 40.000 kilometer wajib diganti. Itulah beberapa suku cadang yang harus diperhatikan secara berkala, karena apabila terdapat kerusakan dan tidak segera diganti maka kerusakan tersebut akan menjalar pada komponen mesin lainnya.  Sekian pembahasan mengenai suku cadang dan kita juga harus memahami kapan untuk menggantinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *